Posted by Unknown
On Kamis, 17 Oktober 2013

                             FKIP(Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
 
       Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau biasa disebut dengan FKIP merupakan fakultas yang digunakan untuk mempersiapkan calon pendidik agar menjadi profesional. Di Universitas Jember, FKIP menjadi fakultas dengan mahasiswa yang paling banyak di antara fakultas-fakultas yang lain. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember selalu menduduki peringkat pertama dari 13 Fakultas dan 2 Program Studi yang ada di Universitas Jember. Ini berarti banyak calon-calon pendidik yang akan dihasilkan oleh Universitas Jember. Hal ini dikarenakan banyak orang yang berminat untuk menjadi pendidik, sehingga mahasiswa yang diterima oleh Universitas Jember di FKIP menjadi semakin banyak. Pada tahun 2012 saja sekitar 8000  pendaftar yang minat masuk FKIP Universitas namun yang diterima hanya 1200 orang. Sehingga tak heran zaman sekarang dipastikan banyak orang yang ingin menjadi guru nantinya. Mungkin dengan alasan, selain jam kerjanya yang tidak begitu padat, kesejahteraan guru sekarang juga sangat diperhatikan oleh pemerintah. Selain itu, juga membantu anak – anak Indonesia yang berada di pelosok dan kurang akan pendidikannya dikarenakan faktor ekonomi. Jadi, berdasarkan penelitian apabila dijumlahkan secara keseluruhan mahasiswa FKIP Universitas Jember yang masih kuliah saat ini berkisar kurang lebih 15.000 mahasiswa.

         Namun hal yang perlu diperhatikan ketika memilih Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan adalah minat kita. Jika kita tidak memilih fakultas sesuai minat kita maka bisa dipastikan kita tidak akan puas dengan apa yang kita raih. Selain itu apabila tidak ada minat dalam hati kita dalam memilih fakultas maka ke depannya tidak akan terjamin kesuksesannya. Misalnya, ketika kita memilih Fakultas Ekonomi, tetapi karena teman dekat kita yang selalu bersama kita memilih Fakultas Kguruan dan Ilmu Pendidikan kita juga ikut-ikutan memilih FKIP tersebut. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya rasa malas, tidak semangat, dan menjadikan hambatan untuk kita. Kita tidak perlu cemas apakah ketika kita telah lulus dari FKIP UNEJ bisa menjadi pendidik yang berkualitas atau tidak karena di FKIP Universitas Jember tidak hanya materi saja yang diajarkan sesuai dengan program studi melainkan juga diajarkan mengenai Ilmu–ilmu kependidikan supaya mahasiswa FKIP Universitas Jember mengerti akan karakter siswa yang berbeda–beda serta tahu bagaimana cara mengatur kelas yang kondusif saat Kegiatan Belajar Mengajar berlangsung.                Mahasiswa FKIP Universitas Jember juga diajarkan cara berpakaian, bertutur kata, dan bersikap layaknya seorang guru. Karena guru merupakan teladan yang selain menjadi panutan bagi siswanya juga menjadi panutan bagi masyarakat sekitarnya. Sehingga FKIP Universitas Jember selalu mengupayakan para mahasiswanya setelah lulus nanti bisa menjadi seorang guru yang berkualitas.
FKIP Universitas Jember mempunyai 3 gedung. Gedung 1 terletak disebelah barat masjid Universitas Jember, gedung 2 terletak di Jalan Patrang, sedangkan gedung 3 terletak di sebelah timur Fakultas Hukum.

Di FKIP gedung 3 mempunyai 4 program studi, yaitu program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar ( PGSD ), program studi pendidikan Biologi dan Program studi Pendidikan Fisika, Program studi pendidikan Matematika, serta program studi pendidikan bahasa Inggris serta program studi pendidkan bahasa dan sastra Indonesia. FKIP Gedung 3 mempunyai Gedung akademik yang sangat bagus. Tempat parkir sepeda motor mahasiswanya pun luas sekitar 50 x 30 meter karena mahasiswa untuk Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan saja mencapai kurang lebih 15.000 mahasiswa. Tempat parkir mobil dosen FKIP Universitas Jember juga sangatlah luas, bahkan bisa digunakan outbond pada saat melaksankan acara tertentu. Di FKIP Universitas Jember memiliki taman yang terdapat meja dan kursi yang terbuat dari batu. Di taman tersebut banyak mahasiswa yang berkumpul untuk mengerjakan tugas kelompok atau hanya sekedar untuk mengobrol. Di FKIP Universitas Jember juga disediakan fasilitas free WiFi guna untuk melakukan Kegiatan Rencana Studi ( KRS ). Namun, mahasiswa FKIP Universitas Jember juga menggunakan free WiFi tersebut untuk mencari bahan untuk tugas kuliah atau hanya sekedar mencari informasi menarik di Internet.


Posted by Unknown
On Selasa, 15 Oktober 2013

Kak Dini, Kakak Angkatan Biologi 2012
 


Kakak kita yang satu ini namanya Dini Pratamya Putri, lahir di Bondowoso pada tanggal 19 Desember 1993. Tempat tinggal kak Dini yaitu di Jl. Sukowono no.4 Bondowoso. Kak Dini sebenarnya masuk ke Program Studi Biologi ini bukanlah suatu kesengajaan. Awal mulanya kak Dini ingin ke perawat, lalu kak Dini bingung untuk memasukkan pilihan keduanya. Kemudian dalam benak kak Dini, ia ingin memilih Program Studi Matematika. Tapi entah kenapa malah memilih Program Studi Biologi. Jadi kak Dini memilih Program Studi Biologi ini secara asal-asalan. Namun orang tua kak Dini selalu mendukung apa yang dipilih oleh kak Dini dan ini akan menjadi motivasi bagi kak Dini untuk lebih rajin belajar lagi. Bahkan kak Dini merasa senang ketika tahu bahwa dia diterima di Universitas Jember, tepatnya di Program Studi Biologi.
Kak Dini bercita-cita ingin menjadi orang yang sukses. Dengan cita-cita ini setidaknya kak Dini mempunyai semangat untuk terus berusaha agar bisa mencapai cita-citanya. Dengan begitu, maka kak Dini bisa membahagiakan orang tuanya yang saat ini telah berusaha untuk membiayainya. Semoga saja cita-cita kak Dini cepat terwujud dengan jalan apapun, tentunya dengan berdo’a pada Yang Maha Kuasa. Sehingga perjalanan kak Dini dalam mewujudkan mimpinya dapat berjalanan dangan lancar. Kemudian setelah berdo’a kak Dini juga harus berusaha semaksimal mungkin agar dapat mencapai cita-citanya. Kak Dini mempunyai hobi yang banyak diminati oleh anak muda, yaitu menonton film. Menurut benak kita mungkin hobi menonton film adalah hobi yang kurang baik. Namun pada kenyataannya hobi menonton film ini mempunyai manfaat dapat menghilangkan stress dan bisa membuat pikiran kita segar kembali. Menonton film itu memang menyenangkan, apalagi ketika menonton film yang paling kita sukai, kita serasa masuk ke dalam film itu. Selain itu menonton film bisa dijadikan sebagai hiburan untuk menghilangkan beban-beban pikiran. Apalagi kak Dini harus disibukkan oleh laporan-laporan yang menunggu untuk dikumpulkan. Kesibukan ini tentu saja dapat menekan pikiran kak Dini. Alternatif agar dapat membuat pikiran tetap segar yaitu dengan hiburan. Sehingga hiburan menjadi sangat berperan penting dalam membantu menyegarkan kembali pikiran-pikiran agar tidak mudah sakit. Jadi hobi menonton film tidak sepenuhnya menjadi hobi yang tidak baik, jika justru dapat dimanfaatkan dengan baik maka hobi ini dapat menjadi alat yang membantu dalam memulihkan kondisi badan yang kurang fit.
Kak Dini juag mempunyai teman, namanya kak Hellen. Menurut kak Dini sahabatnya ini orangnya jahil, ngeselin, dan suka rempong. Ya, memang sangat sulit menemukan teman seperti ini. Tapi terkadang memang teman kita yang seperti inilah yang lebih memperhatikan kita, selalu membuat kita semangat kembali, dan selalu ada ketika kita butuh. Jadi selamat ya buat kak Dini yang telah mendapat teman dengan porsi yang lengkap. Pada waktu P2MABA, menurut kak Dini acaranya tidak terlalu menarik atau bisa dikatakan “membosankan”. Mengapa membosankan ya? Menurut kak Dini acaranya membosankan karena acara tersebut terlalu serius dan tidak ada sesuatu yang menarik sehingga membuatnya cenderung tidak asyik dan kurang menarik. Berbeda dengan P2MABA tahun ini, yang acaranya sangat meriah. Acara ini sempat mengguncang gedung Soetardjo karena kemeriahannya. Bahkan program studi Biologi dapat mengalahkan program studi yang lain dalam lomba yel-yel.
Pada semester 1 kak Dini sangat menyukai mata kuliah Pendidikan Pancasila karena pelajarannya sangat santai. Namun berbeda dengan pelajaran-pelajaran seperti Fisika dan Kimia yang dalam memahaminya dibutuhkan usaha yang sangat keras. Dosen yang paling disukai oleh kak Dini yaitu Prof. Joko Waluyo, alasannya yaitu karena Prof. Joko orangnya baik sehingga materi-materi yang disampaikannya dapat membekas. Sedangkan dosen yang paling tidak disukai oleh kak Dini yaitu P. Slamet karena menurut kak Dini P. Slamet orangnya sulit ditemui dan cara menyampaikan pelajaran terlalu berbelit-belit sehingga masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Setelah lulus dari Universitas Jember kak Dini ingin segera mencari pekerjaan di Bank sambil menunggu tes PNS. Mengingat tes PNS ini sangat sulit dan bikin pusing sehingga ketika sudah mempunyai pekerjaan maka kita tidak akan bingung jika tidak diterima tes.
Menurut kak Dini fasilitas yang ada di FKIP UNEJ, terutama gedungnya kurang luas. Contohnya gedung program studi Biologi yang hanya ada ruangan utuk laboratorium saja, tidak ada ruangan untuk kuliah. Sehingga ketika mahasiswa ingin kuliah, maka masih harus berkeliling untuk mencari ruangan. Hal ini membuat waktu yang digunakan kurang efisien. Saran kak Dini untuk fasilitas yang ada di FKIP UNEJ yaitu seharusnya gedung FKIP terutama di program studi Biologi perlu direnovasi agar menjadi lebih luas lagi. Lalu seharusnya gedung program studi Biologi ditambah ruangan untuk kuliah agar mahasiswa ketika kuliah tidak berkeliling dari gedung ke gedung dan dapat mengefisienkan waktu.



Next Prev Beranda

Copyright © 2012 Pendidikan Biologi | Spongebob Cartoon Theme | Re-Designed by Yandi Mulyadi